Togel Terpercaya

(Part 3) Kos Seberang Saidah : Jimat

Mbah Ngesot

Sesampainya di kantor,  aku masih memikirkan kejadian semalam. Apakah hal yang sama terjadi pada penghuni kamar kos sebelumnya? Jujur, aku tidak mau pindah dari kosan itu karena harganya yang murah dengan fasilitas cukup lengkap. Lokasinya pun tak jauh dari tempatku bekerja. Lagi pula kondisi ekonomiku di Jakarta masih pas-pasan.

Yang harus aku lakukan adalah melawan mereka. Oh bukan melawan, mereka bukan musuh. Aku harus bersikap biasa saja.  Aku hanya tidak mau kalah, aku tidak mau lari. Kita sama-sama mahluk Tuhan, bukan?

“Bro ada request desain nih dari klien,”  Mario menepuk pundakku membuyarkan lamunan, dia teman satu departemenku.
“Oh okay?”
Kuraih secarik kertas dari tangan Mario. Aku cek lembaran kertas itu.

“Ini maksudnya bikin enam desain buat banner iklan, ya?” tanyaku.
“Iya bro. Bisa kan?
“Deadline-nya kapan?” dahiku mengernyit.
“Sore ini.”
“Buset kebiasaan banget ngasihnya dadakan.” 
“Iya biasa lah, klien.”

Segera aku refresh komputer dan mulai bekerja, sementara Mario masih duduk di sebelahku.
“Eh lu udah dapat kosan?”
“Iya bro, tapi ya gitulah,” jawabku sambil terus memandangi layar komputer.

“Gitu, kenapa? Banyak cewek cakep, ya. Dicampur kan? Bebas kan?” 
“Apaan sih. Kosan gua itu ada hantunya,” ujarku kesal.
“Serius?”  dia terkejut.

Kuceritakan kejadian semalam pada Mario. Dia bergidik ngeri bahkan menyuruhku untuk pindah kosan.
“Gua nggak mau pindah kosan soalnya di sana murah.”
“Kalau begitu pakai jimat aja,” dia menyeringai.
Aku menoleh dengan raut wajah malas.
“Gua nggak percaya sama jimat.”

“Tapi ini jimat keren, ampuh,” dia mencoba meyakinkan. 
“Nggak.” 
“Teman gua pernah pake, hantu di rumahnya beneran pergi.”
“Nggak ah, apalagi harus beli.” tegasku.
“Harganya murah, kok. Cuma seratus ribu.”
“Boleh deh. Beli di mana?” penasaran

Setelah kerjaanku selesai, dia menunjukkan sebuah situs jual beli jimat online. Dia memilihkan sebuah jimat bekas pakai yang menurutnya ampuh usir hantu dengan harga yang sangat murah. Tapi deskripsi si penjual jimat amat aneh.

Dijual jimat bekas pakai, ampuh usir semua jenis hantu. No minus, 99% seperti baru. Minat serius, call!

“Mario, ini kok ada no minus segala ya? kayak mau beli HP. Serius jual jimat nggak sih ini orang?”
“Percaya sama gua, jimat ini pasti ampuh soalnya bentuknya persis sama punya teman gua.” Mario meyakinkanku lagi.

Kubeli jimat itu, dengan metode pengiriman same day. Agar malam ini juga bisa kugunakan.

Nantikan cerita selanjutnya "Kos Seberang Saidah" hanya di HORORR22

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "(Part 3) Kos Seberang Saidah : Jimat"

Posting Komentar